" nama ustad " : " ust . ahmad sarwat , lc . , ma "

" judul " : " shalat tepat waktu atau telah jam kerja ? " 

" isi " : " orang direktur hrd buah institusi label  " syariah " , dalam rangka operasi disiplin pegawai , panggil beberapa kelompok pegawai dengan masing - masing jenis langgar disiplin . dari bagai kelompok langgar disiplin , di antara ada pula kelompok  " salah " yang pada saat langsung operasi disiplin pulang tepat waktu ( antar jam 17 . 00 - 17 . 15 ) , namun selalu laku sholat ashar jamaah di masjid kantor , sehingga nilai kerja kurang dari 8 jam karena tidak ganti jam sholat telah jam pulang kantor . ( tiap pegawai yang turun ke masjid kantor di catat keluar dan masuk oleh satpam atas perintah sang direktur ) " , " turut sang bapak direktur , orang pegawai ikat dengan akad  " ijarah " dengan usaha untuk kerja 9 jam potong 1 jam istirahat , sehingga jam kerja bersih 8 jam . jika pegawai laku sholat pada jam kerja , maka pegawai harus ganti waktu yang guna untuk sholat pada jam lain . jadi jika pulang kerja jam 17 . 00 , sang pegawai laku sholat ashar jamaah habis waktu 20 menit , maka paling cepat pulang jam 17 . 25 . jika pegawai pulang tepat waktu tanpa ganti waktu yang pakai untuk sholat , maka pegawai telah rugi usaha . namun sayang , tentu ini tidak pernah sampai belum . " , " para pegawai yang panggil pada kelompok salah ini di -  " cap " oleh sang bapak direktur bagai orang yang telah gadai  " tuhan " untuk langgar disiplin . sang bapak direktur akan - akan tidak peduli bahwa para pegawai pada kelompok  " salah " sebut , benar lebih sering pulang malam , jauh lebih jam kerja resmi banding pulang tepat waktu , meski pada saat operasi disiplin laku betul pulang tepat waktu . " , " tanya : " , " r n1 . bagai peluk agama islam yang ikat bagai pegawai , wajib mana yang lebih dahulu yang harus laku , sholat tepat waktu atau sholat telah jam kerja demi wajib pegawai yang ikat akad  " ijarah " dengan usaha ? " , " 2 . apakah kata sang direktur dapat kategori bagai leceh hadap ibadah orang pegawai , karena tahu tulis dalam uu no . 39 / 1999 pasal 22 nyata tiap orang bebas memluk agama dan ibadat turut agama itu dan uu no . 13 / 2003 pasal 153 ayat 1 nyata bahwa usaha larang laku phk dengan alas kerja / buruh jalan ibadah yang perintah agama ? " , " 3 . turut bapak ustadz , tepat kata sang direktur yang nyata pegawai gadai  " tuhan " karena sholat jamaah tepat waktu pada jam kerja ? " , " mohon jawab bapak ustadz . " , " wassalammu ' alaikum wr . wb . " , " orang pegawai yang sedang  " resah "

" jawaban1 " : " sat 20 october 2007 04 : 40  " , "  5 . 989 views  n " , " n " , " n " , " orang direktur hrd buah institusi label  " syariah " , dalam rangka operasi disiplin pegawai , panggil beberapa kelompok pegawai dengan masing - masing jenis langgar disiplin . dari bagai kelompok langgar disiplin , di antara ada pula kelompok  " salah " yang pada saat langsung operasi disiplin pulang tepat waktu ( antar jam 17 . 00 - 17 . 15 ) , namun selalu laku sholat ashar jamaah di masjid kantor , sehingga nilai kerja kurang dari 8 jam karena tidak ganti jam sholat telah jam pulang kantor . ( tiap pegawai yang turun ke masjid kantor di catat keluar dan masuk oleh satpam atas perintah sang direktur ) " , " turut sang bapak direktur , orang pegawai ikat dengan akad  " ijarah " dengan usaha untuk kerja 9 jam potong 1 jam istirahat , sehingga jam kerja bersih 8 jam . jika pegawai laku sholat pada jam kerja , maka pegawai harus ganti waktu yang guna untuk sholat pada jam lain . jadi jika pulang kerja jam 17 . 00 , sang pegawai laku sholat ashar jamaah habis waktu 20 menit , maka paling cepat pulang jam 17 . 25 . jika pegawai pulang tepat waktu tanpa ganti waktu yang pakai untuk sholat , maka pegawai telah rugi usaha . namun sayang , tentu ini tidak pernah sampai belum . " , " para pegawai yang panggil pada kelompok salah ini di -  " cap " oleh sang bapak direktur bagai orang yang telah gadai  " tuhan " untuk langgar disiplin . sang bapak direktur akan - akan tidak peduli bahwa para pegawai pada kelompok  " salah " sebut , benar lebih sering pulang malam , jauh lebih jam kerja resmi banding pulang tepat waktu , meski pada saat operasi disiplin laku betul pulang tepat waktu . " , " tanya : " , " r n1 . bagai peluk agama islam yang ikat bagai pegawai , wajib mana yang lebih dahulu yang harus laku , sholat tepat waktu atau sholat telah jam kerja demi wajib pegawai yang ikat akad  " ijarah " dengan usaha ? " , " 2 . apakah kata sang direktur dapat kategori bagai leceh hadap ibadah orang pegawai , karena tahu tulis dalam uu no . 39 / 1999 pasal 22 nyata tiap orang bebas memluk agama dan ibadat turut agama itu dan uu no . 13 / 2003 pasal 153 ayat 1 nyata bahwa usaha larang laku phk dengan alas kerja / buruh jalan ibadah yang perintah agama ? " , " 3 . turut bapak ustadz , tepat kata sang direktur yang nyata pegawai gadai  " tuhan " karena sholat jamaah tepat waktu pada jam kerja ? " , " mohon jawab bapak ustadz . " , " wassalammu ' alaikum wr . wb . " , " orang pegawai yang sedang  " resah " , " n " , " dari istilah yang guna oleh sang direktur bahwa kerja yang shalat anggap ' gadai tuhan ' , sudah dapat rasa sinisme subjektif hadap shalat dan tuhan . orang direktur yang muslim dan ada cuil iman di dalam hati , pasti tidak akan tega keluar ungkap kasar itu , bahkan meski para kerja memang kurang hak untuk shalat sekalipun . " , " sebab ungkap ' gadai tuhan ' itu jelas asa di telinga bagai ungkap yang terlalu paksa , bahkan kami nila bagai lebih . apalagi sampai laku hukum hingga pecat segala . tidak dia tahu bahwa jabat itu hanya amanah yang beri sementara waktu ? tidak dia tahu bahwa suatu saat dia akan henti atau henti dari kerja , cepat atau lambat ? tidak dia peduli dengan bawah yang resah akibat ulah yang " , " itu ? " , " kami bisa rasa resah anda dan teman - teman anda saat ini . dan begitu , tiap kita akan uji oleh allah dengan rasa takut lapar , kurang harta dan jiwa . mari kita makna rasa resah ini cara positif agar iman kita kepada allah jadi tambah . " , " ( qs . al - baqrah : 155 ) " , " rasa resah anda itu wajar , namun barangkali itu cara allah undang anda untuk lebih khusyu ' lagi dalam ibadah . rasa takut pecat itu benar buah motivasi yang allah turun kepada anda bahwa rizki itu urus allah . si direktur mau pecat orang karena shalat dengan alas gadai tuhan , silah saja . toh dia bukan sang maha beri rizqi . justru diasetiap hari beri rizki oleh allah swt dengan atau tanpa sadar . " , " tahu bahwa kita tidak pernah tahu lewat jalur mana kita akan beri rizki dari allah swt . kadangkala kita ira buah jalan lihat licin dan mulus , lalu kita yakin sekali bahwa di ujung jalan itu ada rezki kita . namun nyata allah swt tidak hendak beri rezki lewat jalan itu . barangkali buat allah , terlalu jauh jalan itu dan ada jalan lain yang lebih baik dan lebih tepat buat kita . " , " jangan pikir bahwa rezeki anda itu ada di tangan sang direktur , namun bukan arti bahwa anda juga boleh enak saja langgar atur . jalan yang baik adalah laku dialog yang buka , dari hati ke hati . jangan dulu lanjur ber " , " kepada . barangkali saja niat baik , yaitu karena ingin disiplin anak buah . namun cara dan dekat masih perlu halus lagi . " , " pada bagi halus ini anda perlu sedikit beri perhati . coba pilih teman - teman yang dewasa , tidak emosional dan sedikit lebih pandang . sampai saja mohon maaf anda dan teman - teman , bila pandang telah langgar atur . jelas bahwa lama ini anda memang kurang dapat informasi yang jelas tentang bentuk salah itu . dan janji bahwa hal itu tidak akan ulang lagi , lama atur main buat jelas mungkin , syukur bisa belum gelar dengar dapat dengan sama karyawan . " , " coba bukti kepada bahwa anda dan teman adalah orang muslim yang profesional , di mana amanah memang harus jalan dengan baik - baik , lama semua atur jelas dan transparan . " , " selamat juang moga allah serta kita , amien "
